柏恣雏
2019-05-23 09:22:10
发布时间:2017年8月27日上午9:37
2017年9月4日下午2:14更新

Seorang wisatawan berjalan di kompleks Candi Gedongsongo,Desa Candi,Kabupaten三宝垄(20/8)。 Foto oleh Fariz Fardianto / Rappler

Seorang wisatawan berjalan di kompleks Candi Gedongsongo,Desa Candi,Kabupaten三宝垄(20/8)。 Foto oleh Fariz Fardianto / Rappler

印度尼西亚雅加达 - Menikmati liburan akhir pekan di Jawa Tengah tak lengkap rasanya jika tidak menjejakkan kaki ke Candi Gedongsongo。 Terletak di kaki Gunung Ungaran,Kabupaten三宝垄,kompleks candi ini menawarkan pesona alam nan elok。

Bagi para pelancong,Candi Gedongsongo merupakan destinasi utama yang patut dikunjungi。 Buktinya,setiap liburan akhir pekan tiba,komplek candi yang berada di ketinggian 1.200米di atas permukaan laut(mdpl)ini selalu dijejali pengunjung。

Rappler pun tak mau melewatkan kesempatan untuk mengunjungi Gedongsongo tiga hari setelah perayaan Hari Kemerdekaan RI Ke-72。

“Tidak usah bayar,Mas.Kami menggratiskan biaya masuk bagi wisatawan selama sebulan penuh,”ungkap Ngatno,seorang pengawas Candi Gedongsongo dari Balai Pelestarian Cagar Budaya(BPCB)Jawa Tengah kepada Rappler,Minggu 20 Agustus。

Sembari memberikan panduan lengkap soal akses berwisata di kompleks candi,Ngatno mengatakan bahwa pihaknya sengaja menggratiskan biaya masuk untuk memeriahkan perayaan Hari Kemerdekaan RI。

“Jika biasanya masuk candi dikenai tarif Rp 25 Ribu,maka sejak tanggal 1 Agustus sampai 30 Agustus nanti pengunjung leluasa masuk tanpa dipungut biaya sepersen pun,”kata Ngatno。

Pembebasan tarif masuk juga dimaksudkan untuk menarik minat para pelancong supaya dapat mengenal lebih dekat peninggalan sejarah Bumi Nusantara。

节目ini diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan(Kemendikbud)serta Kementerian Pariwisata(Kemenpar),“katanya。 Dirinya juga menyebar brosur wisata kepada semua instansi sekolah demi menggalakan kegiatan berwisata di situs-situs candi yang ada di Gedongsongo。

“Biar masyarakat dapat mempelajari sejarah yang ada di dalam candi.Lagian Gedongsongo merupakan peninggalan bersejarah yang punya daya pikat tinggi,jadi kami ndak mau menyia-yiakan momentum ini,”sambungnya。

Dilengkapi wisata berkuda

Gedongsongo punya sejumlah现货menarik yang wajib dikunjungi。 Sesuai namanya,candi Hindu peninggalan zaman Wangsa Syailendra tersebut memiliki sembilan tingkatan。

Candi Gedong我hanya berjarak 500米dari pintu masuk。 Sedangkan,jika pelancong ingin menyambangi Candi Gedong II dan III,maka harus menyusuri jalanan setapak yang cukup terjal。

Namun,pengunjung tak usah khawatir kelelahan。 Sebab,para penjaja makanan bertebaran di kanan kiri jalan setapak。 Makanan yang kerap dicoba adalah sate kelinci。

“Ini enak ternyata.Seporsi sate kelinci harganya Rp 15 Ribu.Rasanya mirip sate ayam cuma potongannya lebih kecil dan sedikit kenyal。Ya lumayan buat ganjal perut,”kata Rini Mardiana,seorang pelancong yang sedang mampir ke warung sate kelinci。

Kemudian setelah melewati hutan jati,pelancong sudah tiba di Candi II dan Candi III。 全景alam yang indah disertai hawa yang sejuk memanjakan mata pelancong。

Dari kedua candi tersebut,pelancong cukup menempuh waktu 20 menit agar sampai ke Candi IV,V,VI hingga kompleks Candi IX sebagai puncak destinasi。

“Kalau capek tapi ingin cepat sampai ke puncak candi,silahkan naik kuda.Tarifnya Rp 80 Ribu,”kata Sukirman,seorang penjaga kuda sembari menawarkan jasanya。 Pada papan petunjuknya tertera aturan bahwa seseorang yang naik kuda maksimal berbobot 80公斤。 Lebih dari itu diwajibkan membayar Rp 90 Ribu。

“Karena beban kuda pasti lebih berat kalau yang naik lebih dari 80 kilo.Jalannya juga menanjak tapi saya jamin nyaman dan aman,”lanjut Sukirman。

Jika lelah,wisatawan bisa menggunakan kuda untuk berkeliling kompleks Candi Gedongsongo。 Foto oleh Fariz Fardianto / Rappler

Jika lelah,wisatawan bisa menggunakan kuda untuk berkeliling kompleks Candi Gedongsongo。 Foto oleh Fariz Fardianto / Rappler

Candi Gedongsongo memiliki kemiripan dengan Candi Dieng Wonosobo。 Suhu udara di sekitar Gedongsongo berkisar antara 19-27 derajat celcius。 Gedongsongo dibangun pada abad 9 atau 927 Masehi。

Jika capek keliling candi,pelancong diberi suguhan alternatif wisata lainnya。 Salah satunya pemandian空气panas。 Wisata kolam rendam,begitu nama yang tertulis di papan petunjuk merupakan mata air yang mengandung belerang。

Namun,bila ingin menginap pelancong juga diberi fasilitas area perkemahan.Nur Kasanah,seorang pelancong asal三宝垄mengaku takjub dengan pemandangan candi yang indah dan berhawa sejuk。

Ia tak mau melewatkan势头liburannya dengan mengajak keluarganya。 “Bagus pemandangannya,bisa selfie di candi-candi lalu mempelajari apa yang ada di dalamnya .Cocok buat wisata keluarga,”bebernya。

Kunjungan wisatawan naik 30 persen

Selain bisa menikmati bangunan candi yang elok,wisatawan juga disuguhkan全景alam yang indah dan hawa sejuk。 Foto oleh Fariz Fardianto / Rappler

Selain bisa menikmati bangunan candi yang elok,wisatawan juga disuguhkan全景alam yang indah dan hawa sejuk。 Foto oleh Fariz Fardianto / Rappler

Ngatno mengatakan sejauh ini animo masyarakat mengunjungi Gedongsongo terbilang tinggi。 Kunjungan wisatawan naik 30 persen dibanding kondisi正常。

Bila biasanya hanya terdapat 50 wisatawan saban hari,kini jumlahnya naik 300 orang lebih。 “Rata-rata berasal dari rombongan keluarga,”terangnya。

Ia menambahkan pembebasan biaya masuk tak hanya berlaku di Gedongsongo。 Di sejumlah candi dan博物馆juga diberlakukan aturan serupa,mulai dari Candi Sukuh dan Cetho di Karanganyar,kawasan Candi Dieng di Wonosobo,Candi Selogriyo di Magelang serta Candi Plaosan。

Lihat langsung keindahan candi Gedongsongo di Ungaran sekarang。 Jangan lupa menggunakan -Rappler.com